Masya Allah, bukti-bukti kedatangan Al Mahdi, Dajjal dan Isa Al Masih telah nampak di Arab Saudi, untuk lebih jelasnya silahkan simak videonya
Showing posts with label tanda-tanda akhir zaman. Show all posts
Showing posts with label tanda-tanda akhir zaman. Show all posts
-
3:46 PM
-
Unknown
-
akhir zaman
,
Dajjal
,
imam Mahdi
,
Isa Al Masih
,
Nubuat Akhir Zaman
,
tanda-tanda akhir zaman
,
video
-
No comments
Masya Allah, bukti-bukti kedatangan Al Mahdi, Dajjal dan Isa Al Masih telah nampak di Arab Saudi, untuk lebih jelasnya silahkan simak videonya
-
8:14 AM
-
Unknown
-
akhir zaman
,
Hikmah
,
Nubuat Akhir Zaman
,
tanda-tanda akhir zaman
-
No comments
Kata bahaya dalam judul tidak pakai tanda kutip, karena memang jelas dan bisa dipastikan untuk mendapatkan perhatian serius. Bahwa ada pendidikan moral yang keliru dan salah kaprah, bahkan bisa tertanam dimindset bernuansa negatif untuk para penggemarnya. Mungkin bagi tingkatan orangtua yang menonton, bisa melihat serta menilai dari berbagai sudut pandang sosial, tapi akan lain lagi bila untuk para ABG yang masih labil!
Berawal dari kesukaan anak perempuan saya ( fans film India), setiap pulang sekolah langsung stand by selama 2,5 jam (senin-jumat) dan 3 jam (sabtu-minggu). Bayangkan penayangan yang begitu lamanya, setiap hari tanpa ada jeda waktu yang terlewati. Sehingga saya penasaran, seperti apakah film tersebut? dan akhirnya saya turut mendampingi beberapa episode, dan kalau tidak nonton maka anak menceritakan seperti apa jalan ceritanya.
Dan atas apa yang saya saksikan, sungguh sebuah tayangan yang miris. Berikut sedikit kesimpulannya:
1. Pada awal tayang, menceritakan kisah tentang anak mungil dari kampung (icha kecil) dengan berbagai alur ceritanya. Mungkin bisa dibilang itu pas untuk ditonton anak di saat pulang sekolah. Bahkan Icha kecil mempunyai impian ingin menjadi orang besar, tapi tiba-tiba jalan cerita begitu mudah dibalikkan menjadi kisah tentang Icha dewasa. lalu apa sisi negatifnya? Jika dilihat kelanjutannya, Icha hanya penuh kerumitan tentang cinta segitiganya. Lalu impiannya hanya dianggap angin lalu, yang mana dampaknya : penonton tingkat anak/ remaja yang labil, bisa saja “mengikuti” bagaimana tokoh utama yang begitu mudah melepas masa depan hanya demi keinginan semu.
2. Icha kecil merupakan gadis penurut dan pintar, tapi di saat dewasa menjadi gadis yang “ditokohkan” alim tapi keras kepala. Ibunya yang begitu baik seringkali ditentang dan dibantah, dan ayah angkatnya yang begitu bijaksana pun sering kali tak dianggap (bahkan dibohongi dari belakang dalam kisah pernikahan palsunya). Terlepas dari apapun tujuan dan maksud seorang anak, tetap saja orangtua ingin yang terbaik bagi masa depannya. Selain itu, sebuah kesalahan (dosa besar) bila menentang orangtua yang membesarkan dengan susah payah, lalu hanya demi cinta, keluarga dilawan! Bahkan, ibunya beberapa kali harus tunduk atas “permintaan bodoh” anaknya, jika tidak dituruti memberikan ancaman akan kabur. Dampaknya: penonton anak/remaja bisa saja mengikuti cara seperti itu, karena dianggap cara bagus untuk mewujudkan hasrat/keinginan.
3. Tokoh Tapasya ( anak dari bapak angkatnya), merencanakan pembunuhan untuk Icha dengan memanfaatkan mantan pacarnya. Bayangkan saja, demi perasaan yang berlebihan sehingga menghalakan segala cara walau harus menghilangkan nyawa saudara angkatnya? Sebuah peringatan keras atas apa yang ditayangkan film serial tersebut. Dampaknya: bisa saja anak/remaja yang menonton mempunyai tanggapan, bahwa membunuh merupakan cara terbaik menyelesaikan dendam/ cemburu/ sakit hati/ atau hal negatif lainnya.
4. Tokoh Icha yang begitu menyayangi saudarinya Tapasya (walau bertepuk sebelah tangan), begitu mudah menurut dan patuh, dijodohkan dengan pemabuk manggut-manggut saja walau ibunya menentang (tapi gagal), lalu detik-detik akan dinikahkan dengan pria idamannya, malah mau juga digantikan oleh Tapasya padahal ibunya memohon bertekuk lutut jangan dilakukan. Kemudian yang terbaru dijodohkan dengan pecandu narkoba juga mau, padahal ibunya bersedih karena tidak setuju (entah apa kelanjutannya). Yang membuat bingung adalah, Icha sebagai gadis baik tapi ibu sendiri (meski seorang pembantu) tidak dihargai dan dihormati sama sekali. Dampaknya: anak/remaja yang menonton bisa saja memikirkan bahwa, toh gadis baik-baik juga membenarkan untuk melawan ibu kandungnya? Bukankah dalam ajaran agama manapun, seorang ibu sangat tinggi kedudukannya!
5. Tokoh Icha kerap kali membohongi dan menutupi segala kejadian dari orangtuanya, padahal yang terkena dampaknya ialah semua keluarga. Yang kita ketahui dalam dunia realita, anak yang benar-benar baik dan alim, senantiasa mengutamakan kejujuran walau sepahit apapun, serta selalu terbuka atas segala masalah kepada kepada orangtua. Dampaknya: anak/remaja yang menonton bisa beranggapan bahwa bohong dan tertutup merupakan sikap yang tepat dalam menjalani kehidupan!
6. Tokoh Tapasya mencoba bunuh diri dengan berusaha memotong urat nadi, karena ada keinginan yang tidak bisa didapatkannya yaitu cinta seorang lelaki, dan tokoh Frans mencoba bunuh diri dengan meloncat dari atas rumah, alasannya pun sama karena khawatir gagal mendapatkan cinta seorang wanita. Dampaknya: Upaya bunuh diri bisa dianggap sebagai solusi jitu menekan orangtua, karena dalam film uttaran memperlihatkan “keberhasilan” dengan cara seperti demikian
7. Film serial Uttaran tidak mendapatkan label khusus 17 tahun ke atas, atau mendapatkan peringatan wajib didampingi orangtua. padahal jika disimak dalam film tersebut, yang namanya label bukan untuk sekedar adegan bersifat seksual semata (sensor dada), tapi tentang prilaku kekerasan (pembunuhan, mabuk-mabukan, narkoba) dan pendidikan moral yang keliru pun harus diperhatikan! Apalagi Uttaran berawal untuk anak-anak kemudian meloncat jadi tayangan film dewasa..
—
Dari apa yang saya sampaikan diatas, maka saya secara pribadi langsung menyuruh anak tidak lagi menonton film tersebut. Kemudian memberikan bimbingan untuk meluruskan apa saja yang salah selama penayangan, sehingga jangan sampai mempengaruhi pola pikirnya! Apalagi namanya anak/remaja mempunyai daya ingat kuat, dalam menyerap apapun yang dilihat serta didengarnya..
Sungguh peran penting orangtua dalam memantau apa yang dilakukan/ dikerjakan anak, haruslah jadi prioritas utama dalam pendidikan di rumah. Karena tayangan televisi serta internet sudah semakin sulit diawasi oleh pihak-pihak terkait, apalagi pihak pengelola siaran mengutamakan bisnis dan rating, tapi sering sekali mengesampingkan efek negatif dari apa yang ditampilkan.
—
Note: Pihak sensor yang paling terbaik untuk anak, bukanlah Menkominfo dan ataupun media. Melainkan kita sebagai orangtua, yang wajib dan ekstra ketat dalam menjaga mata dan telinga anak dari segala sesuatu yang ditontonnya..
Hendrik Riyanto
-
7:24 AM
-
Unknown
-
akhir zaman
,
Dajjal
,
imam Mahdi
,
Isa Al Masih
,
Nubuat Akhir Zaman
,
tanda-tanda akhir zaman
-
No comments
Jauh-jauh hari sebelum terjadinya turun salju di Arab Saudi
dewasa ini sebagaimana diberitakan di atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz
University (Arab Saudi) bekerja sama dengan para ilmuan barat dan manca negara
telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang
diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai
Hadist Rasulallah SAW di atas.
Kajian ini antara lain dilakukan bersama dengan seorang
orientalis, Profesor Alfred Kroner, seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka
dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg
University , Mainz , Germany . Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para
Ilmuan King Abdul Aziz sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26
:
* Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu
kala jazirah/dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh
sungai-sungai yang mengalir?..... Karena Prof Korner tidak beriman kepada
Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi
Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti Jabur,Tauret
dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab merupakan padang
rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentang para cerita tentang pemilik
perkebunan yang subur yang sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut. Atau
bisa jadi Nabi Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat
itu.
* Menanggapi tuduhan Prof. Korner tersebut, Ilmuan King
Abdul Aziz, menjawab OK, anda bisa saja menuduh seperti itu, tapi apakah
keadaan dataran Arab yang subur dahulu kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah
pada masa Nabi Muhammad SAW hidup 1400 tahun yang lalu?.... Prof. Korner
menjawab pada masa itu belum dapat dibuktikan, karena sains dan teknologinya
tidak memungkinkan.
* Apakah hal itu benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan
secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa ini?... Prof. Korner menjawab
ya!.. dahulu dataran Arab dipenuhi dengan kebun-kebun yang subur dan
sunga-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah keadaan tersebut dapat
dibuktikan. Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu selama Era Salju (Snow Age),
kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan bergerak ke arah selatan sehingga
relatif berdekatan dengan Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab
berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi.
Ini merupakan fakta sains yang tidak bisa dibantah.
* Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat
mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang
subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari
kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum
memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak
diterangkan baik dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian
ilmuan-ilmuan Roma?....... Prof. Korner menjawab dengn malu-malu, bahwa Nabi
Muhammad SAW dapat mengetahui informasi itu pasti dari sesuatu yang mengetahui
betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak untuk mengatakan secara
terus terang bahwa sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT
yang paling tahu tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan
mengaturnya) .
* Dan apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW
1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang
subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi?.....
Prof Korner menjawab dengan tegas ya!... karena sebenarnya proses itu sekarang
sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali
lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke
arah selatan mendekati Semenanjung Arab. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta
dan sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang
menghujani bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.Dan sekarang
terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana
diberitakan TV Arab Saudi dan RCTI di atas.
Bagi umat Islam yang telah memahami ajaran Islam, turunnya
salju di arab saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah
diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Ketika para sahabat
menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari
kiamat.Rasulallah SAW menjawab, bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari
kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT.
Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada
Rasulallah SAW, antara lain sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist
Rasulallh SAW: "Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran
Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan
sungai-sungai(HR Muslim) " Dari Hadist Rasulullah SAW di atas ada beberapa
informasi yang didapat:
1. Informasi datangnya hari akhir / kiamat
2. Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah menjadi padang
rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai dan
3. Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang
rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya
hari kiamat.
Kejadian di atas merupakan salah satu bukti yang telah
dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang disampaikan melalui Nabi Muhammad
SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist adalah benar datang dari Tuhan pencipta alam
semesta ini, yaitu Allah SWT. Sebagaiman firman Allah SWT : "Al-Quran ini
tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan
mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi" (QS.
Shad :87-88)
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
Unknown

